Tampilkan postingan dengan label Management Resiko Trading. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Management Resiko Trading. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Maret 2013

Menyesuaikan Target Sesuai Kemampuan



Setelah mengamati serta membaca referensi mengenai investasi pada bursa saham, maka bisa ditarik kesimpulan bahwa saat ini IHSG sedang mengalami penurunan kembali. Akibat dari menurunya pergerakan bursa tersebut, apakah anda mengalami kerugian lagi? Sementara beberapa dari sahabat saya hanya bisa bergumam sambil gigit jari.

IHSGSementara ketika sahabat saya sedang mengalami keuntungan dari investasi nya, jarang sekali saya mendengar sahabat saya tersebut complain. Yang ada malah kata-kata seperti ini, “Wah saya mah dapat bunga 10% setahun tidak cukup”. Kalau 10% setahun tidak cukup bagaimana dengan 15% ataupun 20% per-tahun? Banyak orang yang tetap merasakan hasil investasi atau bunga sebesar angka-angka diatas tersebut tetap tidak cukup bagi mereka.

Dimana saat angka double digit tersebut tentu saja tidak akan cukup apabila dibandingkan dengan kenaikan harga spesifik saham, layaknya seperti saham pertambangan yang salah satu dari grup besar yang pernah naik tinggi dan kemudian menukik tajam kebawah juga, atau saham perusahaan telekomunikasi milik negara dan saham perusahaan consumer goods yang dalam jangka panjang bisa memberikan hasil investasi sampai ratusan persen seperti yang diberitakan oleh banyak media (tapi pada saat turun jarang ada yang menulis tentang saham tersebut). Kenaikan yang gila-gilaan ini dapat menyebabkan mengapa seorang investor tidak akan pernah puas dengan hasil investasi yang “hanya” 15-20% per-tahun tersebut.

Apabila kita review kembali, dimana rata-rata hasil investasi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sejak tahun 1988 hingga tahun 2006 (18 tahun), ialah hampir mencapai 30% per-tahun. Sengaja disini saya tidak mengikutsertakan kenaikan yang terjadi pada tahun 2007, karena sangat signifikan sekali dan terkesan “bubble”. Sedangkan pada  tahun 2008, kondisi pasar dunia sedang dilanda kelesuan yang disebabkan dengana adanya Global Crisis sehingga menyebabkan harga-harga saham rontok sebelum kembali lagi keposisi semula, pada tahun 2009, sampai awal tahun 2011 kemarin.

Oleh karena itu saya dapat memberikan kesimpulan bahwa rata-rata hasil investasi yang dapat kita harapkan dari bursa di Indonesia (IHSG), adalah disekitar 25% per-tahun, meskipun hasil riilnya lebih tinggi dari itu. Dimana angka-angka tersebut terlihat sangat fantastis, akan tetapi tidak banyak dari sang investor yang mampu mempertahankan hasil investasi rata-rata mereka diatas 20%, apabila diluar negeri 25%, dan di Indonesia.

Salah satu contoh, diluar negeri seperti yang terdapat di Amerika Serikat seorang investor kawakan dan guru bagi banyak para investor lain dibursa dan salah satu top 10 orang kaya didunia yaitu Warren Buffet hanya “mampu” mendapatkan hasil investasi rata-rata untuk portfolio perusahaannya, Bershire Hathaway sebesar 23% per-tahun sejak tahun 1965. Nah, pertanyaannya adalah apabila seorang guru investasi hanya bisa mendapatkan hasil sebesar itu, maka bagaimana dengan kita yang hanya investor rata-rata. Dengan kata lain: Jangan banyak berkhayal. Jadi, berapa sebenarnya target hasil investasi yang anda butuhkan?

BACA SELENGKAPNYA..... - Menyesuaikan Target Sesuai Kemampuan

Sabtu, 23 Februari 2013

Pertahankan UangMu sebelum Market MencurangiMu

Uang itu kan ibarat sebagai nyawa. Bisa makan, minum, ataupun melakukan aktifitas apapun akan membutuhkan yang namanya uang. Sampai buang hajad ke toilet umum pun harus bayar. Jadi penggambarannya uang sudah dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika uang memang sebuah nilai paling berharga, apakah Anda rela uang yang sudah disimpan tiba-tiba hilang begitu saja? Terjambret atau dicuri misalnya, tentu saja Anda tak akan rela.



Orang melakukan pembunuhan biasanya karena ekonomi, uang juga kan. Orang melakukan tipu menipu juga ujung-ujungnya karena uang. Dan orang sampai melakukan bunuh diri pun karena terbelit hutang tak bisa bayar, itu juga karena uang. Jadi sekali lagi, apakah Anda rela uang yang sudah disimpan, dikumpulkan, akhirnya lenyap begitu saja?

DicuriKita akan mencoba sekuat tenaga menemukan pencuri ayam di kampung. Kalau sudah ketemu beramai-ramai dibantai dan dihajar masa. Kita juga tak segan-segan berantem karena uang satu-satunya dirampas perampok dijalanan sampai terkadang kena tusuk akibat mempertahankan uang tersebut.

Jika tidak mampu baru deh “tolong... tolong.. jambreet” he he... biasalah ibu-ibu muda di deket mall selalu berteriak kalau kena jambret. Ya mungkin mereka lagi butuh duit untuk belanja keperluan keluarga. Kalau uangnya dirampas pasti nyesel kan. Akhirnya lapor polisi, pokoknya uang yang dirampas itu harus kembali. Begitulah kira-kira gambaran bagi orang yang merasa tercuri.

Diambil MarketNamun anehnya, kita trading terkadang tidak memperdulikan seberapa banyak uang yang telah lenyap diforex. Percaya atau tidak banyak trader akan melakukan deposit kembali karena ingin mendapatkan manisnya widrawal. Sayangnya mereka tidak menyesal seperti saat kejambret didunia nyata.

Kalau mau lapor, ya lapor kepada siapa.. Lha wong kita juga tahu hilangnya uang karena market “sedang turun tajam”.  Alasan tersebut sebetulnya tidak masuk akal, karena turun tajam uang kita melayang...he he... seharusnya entah turun tajam, atau naik tinggi sekali pun tidak masalah, dan uang kita tetep utuh.. he he... karena belum open posisi kali yah...

Begini deh menguasai trading itu identik dengan mampu memakai analisis. Setuju ya? Tetapi menguasai analisis saja tidak cukup. Kita harus mampu mempertahankan uang kita yang sudah didapatkan dari market, dan tugas kita hanya melindunginya supaya tidak dicuri market lagi.

Biasanya kita itu getol sekali mempelajari analisa teknik ataupun analisa fundamental. Benar kan.. semua forum bahas itu semua dan paling ramai dibicarakan adalah strateginya. Tapi.... kalau tidak bisa mengamankan uang yang sudah didapatkan, tetep saja jadi rugi lagi.

Coba deh cari orang yang pinter trading, mereka akan tepat open posisi, jago pokoknya dalam analisa. Bisa open langsung profit dan tanpa floating-floatingan. Tapi tiba-tiba market datang dalam satu waktu, wusss.... open posisinya ilang semua dan akun jadi 0.08 sen... ha ha.. itu bukti bahwa mereka belum bisa mengamankan modal.

Namun berbeda jika kita trading biasa, ndak perlu lah jadi jago-jagoan, atau saat open selalu tepat jitu. Kita trading biasa namun terpenting adalah apapun yang sudah didapat mampu melindunginya. Walaupun profit kecil misalnya tidak masalah, secara kontekstual kita sudah terhindar dari pencopetan market. Itulah yang disebut money management.

sumber : seputarforex.com
BACA SELENGKAPNYA..... - Pertahankan UangMu sebelum Market MencurangiMu

Senin, 18 Februari 2013

Profit Tinggi Tanpa Emosi


Profit tanpa Emosi - twps2 - www.seputarforex.comSebelum kita memulai Aktifitas untuk open Posisi, ada baiknya apabila kita dapat memahami Point-point penting yang harus kita jadikan pedoman dalam mengambil sebuah keputusan. Apa yang terjadi apabila kita tidak mengetahui secara jelas situasi keadaan pasar yang sebetulnya terjadi pada saat ini..? Sudah pasti kita akan mengalami banyak kerugian, karena kita melakukan Open Posisi telah dikuasai oleh Emosi dan Nafsu belaka.

Dalam dunia Finansial, banyak berkembang bahwa sebuah Informasi mengenai Sistem Trading yang menghasilkan dan Konsisten pastilah sangat sulit. Sedangkan faktor penentu proses trading tidak hanya ditentukan oleh sebuah sistem semata. Faktor kerugian sering terjadi karena kita terpicu oleh Emosi yang sudah tak terkendali dan rendahnya kedisiplinan dalam mematuhi rencana awal. Mindset dan trading plan yang handal tentu sangat dibutuhkan untuk mencapai profit maksimal. Namun, semua hal tersebut akan sia-sia belaka apabila keputusan transaksi dikendalikan oleh emosi semata. Selain itu masih terdapat faktor-faktor lain yang dapat menimbulkan kerugian.

Beberapa alasan utama penyebab terjadinya loss pada trading, antara lain :
* Bernafsu mengejar pasar (memaksakan ambil posisi walaupun kriterianya belum terpenuhi).
* Kurangnya disiplin dan ketiadaan trading plan.
* Tidak mampu mempelajari pasar secara mendalam.
* Melakukan analisa/interpretasi yang kurang tepat.
* Tidak mau mengalami resiko kerugian dalam trading (menahan posisi tanpa stop loss).
* Penempatan posisi modal yang salah (tidak sesuai dengan produk). Dalam mengeliminasi potensi kerugian, sangatlah dibutuhkan sebuah komitmen yang kuat dalam diri seorang trader, agar dapat mencapai pengendalian emosi yang baik selama trading, berikut tips yang perlu anda Pelajari.

Semoga Kiat-kiat berikut, nantinya akan membedakan antara trader yang berhasil dan trader yang merugi :
  1.  Membuat trading plan yang simpel dan mudah disesuaikan dengan kondisi pasar. Traders yang sukses mempercayai bahwa tidak ada sistem yang bekerja efektif selamanya. Di samping indikator teknikal, masih ada faktor-faktor lain yang bisa mempengaruhi  performa trading. Untuk meraih kesuksesan jangka panjang, seorang trader harus selalu belajar dari pengalaman, mencari ide baru dan melakukan pengujian trial and error. Sehingga ketika sistem dievaluasi (setiap periode tertentu), trader dapat memperbaiki sistem atau mengubah metodologi sesuai kondisi pasar dengan risk to reward yang menarik.
  2. Take Action. Trader yang sukses akan selalu memiliki inisiatif untuk bertindak. Aktivitas trading idealnya tidak dipengaruhi oleh rasa takut. Sebagai contoh, seorang trader tidak akan menahan posisi yang merugikan (yang tidak sesuai rencana trading) dan berharap posisinya akan berbalik menjadi sebuah posisi menguntungkan. Ia juga tidak akan mudah panik sehingga terburu-buru dalam merespon kondisi pasar diluar perkiraan.
  3. Memiliki sebuah trading plan untuk dipatuhi, agar Anda mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengambil atau melepas posisi. Poin ini sering dilupakan ketika trader sedang berada dalam situasi profit. Padahal, pengambilan posisi yang ideal selalu berpedoman pada trading plan dan bukan berdasarkan keadaan pasar terkini. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui efektifitas strategi tersebut. Evaluasi tidak akan terjadi apabila strategi yang diterapkan tidak konsisten dan alasan trading terus berubah. Seringkali trader mengabaikan trading plan karena tertekan oleh kerugian. Sesungguhnya masalah merugi adalah waktu terbaik untuk belajar menghindari loss di masa depan.
  4. Fokus untuk menjadi Konsisten. Trader yang baik pasti memahami bahwa lebih penting untuk menjadi konsisten dari pada meraih profit secara cepat. Salah satu bagian terpenting dalam trading, selain profit itu sendiri, adalah cara untuk mencapainya. Jika Anda hanya berharap pada keberuntungan dalam sebuah transaksi, berarti Anda masih belum memiliki strategi/sistem yang handal untuk memperoleh profit yang konsisten dalam jangka waktu lama.
Apabila anda dapat meng-Aplikasikan Point-point tersebut diatas kedalam dunia Trading, berarti anda telah memegang salah satu kunci dalam trading. yang perlu untuk anda ketahui adalah jangan mudah menyerah dalam mengarungi setiap rintangan yang terjadi pada dunia Trading.

seputarforex.com
BACA SELENGKAPNYA..... - Profit Tinggi Tanpa Emosi

Minggu, 17 Februari 2013

Tips Mengatasi Faktor Emosi Ketika Trading

Emosi - twps2 - www.seputarforex.comPada suatu hari kita dihadapkan pada sebuah pilihan investasi, dimana tanpa kita sadari, bahwa kondisi emosi kita sedang kurang bagus seperti yang kita harapkan. Mungkin inilah yang sering menjadi penyebab kenapa kita selalu melakukan kebiasaan aneh dan terkadang membuat kita untuk mengambil sesuatu yang tidak rasional.

Sebenarnya apakah anda termasuk orang-orang dari bagian yang rasional ? mungkin dari sebuah pertanyaan tersebut, kita sendiri terkadang kurang memahaminya, maka untuk dapat menjawabannya bisa anda temukan pada uraian dibawah ini.

Takut Akan Menyesal Perasaan takut akan sebuah penyesalan adalah sebuah kondisi dimana sisi emosi seorang trader sedang dipengaruhi, seorang trader akan tersadar ketika dia telah membuat sebuah kesalahan. Contoh : Seorang trader telah melakukan open posisi Buy, dan terpaku pada harga dimana dia melakukan buy. Ketika harga bergerak jauh menurun, secara tidak sadar dia terlibat secara emosional dengan harga pada saat dia melakukan open posisi Buy. Maka, dia mencoba untuk tidak menutup posisi tradingnya tersebut. Karena untuk menghindari penyesalan telah membuat sebuah keputusan trading yang salah. Dia juga merasa malu bila posisinya yang loss diketahui orang lain. Dengan situasi dan kondisi seperti itu, sebetulnya apa yang harus kita lakukan… ? Anda dapat ilustrasikan kondisi tersebut dengan bertanya pada diri anda sendiri, “Apakah saya akan kembali melakukan buy kembali pada posisi yang sudah loss ini saya tutup ?” Jika jawabannya adalah tidak, maka ini adalah waktunya untuk menutup posisi anda. Ketakutan akan rasa menyesal dan malu mengakui sebuah kesalahan terkadang malah membawa kita mendapatkan penyesalan yang lebih berat.

 Terjerat Oleh Sebuah Mentalkita terkadang cenderung terpengaruh secara emosional terhadap kondisi market yang sedang bagus ataupun buruk. Perbedaan situasi market seperti ini seringkali berdampak banyak kepada sisi emosional seorang trader. Sedangkan investor cenderung optimis ketika market sedang booming. Hasilnya, mereka menjadi lebih sabar untuk menunggu sampai mendapatkan profit yang lebih besar. Namun ketika dihadapkan pada kondisi market yang dilanda resesi, tanpa ragu-ragu mereka dengan cepat menjual posisinya agar  mendapatkan profit yang kecil. 

Over Confidence - twps2 - www.seputarforex.comOver Confidence
Kita terkadang sering memandang diri kita sendiri terlalu tinggi. Ketika kita berhasil melakukan beberapa kali trading yang sukses secara berturut – turut, kita merasa bahwa kita bisa mengalahkan market. Kondisi emosional seperti ini biasanya akan berujung pada posisi trading yang berlebihan, biaya komisi trading yang besar, serta kemungkinan loss yang lebih besar pula.

KesimpulanTingkah – laku para pelaku pasar ini biasa disebut behavioral economic. Banyak studi yang dilakukan untuk mengamati kejadian-kejadian seperti ini. Dan hasilnya, behavioral economic seperti ini seringkali berbenturan dengan teori ekonomi akademis. Dari uraian diatas, bisa dikatakan bahwa musuh besar kita adalah diri kita sendiri. Kenali kondisi seperti apa yang membuat kita menjadi hilang kontrol atas diri kita sendiri. Dengan memahami apa yang terjadi dengan sisi emosional kita ketika trading, diharapkan kita dapat menghindari kesalahan – kesalahan trading seperti ini secara berulang – ulang.

seputarforex.com
BACA SELENGKAPNYA..... - Tips Mengatasi Faktor Emosi Ketika Trading

Rabu, 13 Februari 2013

Alasan Kenapa Trader Profesional Bisa Profit


Banyak trader forex yang selalu berjuang dengan susah payah mengira bahwa untuk memperoleh profit yang konsisten dalam trading adalah hal yang sulit dan lebih merupakan suatu kebetulan. Berjuang dengan susah payah bisa berarti berusaha terus menerus menemukan metode dan strategi yang pas dengan trial and error, atau mencoba beberapa paket software trading dan robot. Walau begitu, banyak diantara mereka yang gagal menghasilkan profit yang konsisten. Sebaliknya para trader profesional yang seakan trading dengan santai dan tanpa beban bisa memnghasilkan profit dengan konsisten. Apakah ada yang salah?

Sebenarnya banyak trader yang telah mengetahui bagaimana menghasilkan profit yang konsisten, tetapi mereka tidak menerapkan pengetahuan tersebut dengan proporsional dan tepat. Semua trader forex tentu termotivasi untuk memperoleh profit, tetapi fokus mereka kurang tepat. Motivasi trader profesional terfokus pada perolehan hasil dalam jangka panjang, sementara trader pada umumnya termotivasi untuk memperoleh hasil yang maksimal dalam jangka pendek. Mungkin karena alasan ini, para trader profesional seolah tampak santai dan tanpa beban. Selain fokus pada hasil jangka panjang sebagai alasan utama, ada baiknya kita mengetahui beberapa alasan yang membuat trader profesional bisa memperoleh profit dengan konsisten.

                                  

1. Trader profesional tidak memerlukan banyak waktu untuk analisa pasar
Mungkin kita mengira kita kurang banyak meluangkan waktu guna mendalami berita-berita ekonomi yang mempengaruhi pasar hingga kita selalu lambat mengantisipasi arah pergerakan harga yang berujung pada hasil trading yang tidak konsisten. Disadari atau tidak, banyak diantara kita yang telah meluangkan waktu lebih banyak dari para trader profesional untuk menghimpun data dari berbagai sumber berita. Trader profesional juga melakukan itu, tetapi hanya pada waktu-waktu tertentu saja. Yang penting bagi mereka adalah sinyal untuk trading, yang berarti layak atau tidaknya untuk membuka sebuah posisi, menutup posisi, atau menambah posisi baru pada kondisi pasar pada saat itu.

2. Profesional selalu trading berdasarkan apa yang mereka lihat, bukan pada apa yang mereka kira akan terjadi
Dengan kata lain mereka trading dengan obyektif. Banyak trader yang tergoda untuk memperkirakan apa yang bakal terjadi di pasar setelah membaca dan menganalisa perkembangan sebuah berita ekonomi. Hal ini sering membuat trader merasa sangat optimis dan melakukan pelanggaran pada strategi managemen resiko dengan misalnya melipat gandakan ukuran lot trading, atau menambah posisi baru hingga over-trading.

Sebaliknya, trader profesional mengetahui bahwa mereka tidak akan pernah tahu dengan pasti kemana arah gerak pasar, sejelas apapun petunjuk dari berita ekonomi. Dalam hal ini tentu mereka belajar dari pengalaman, oleh sebab itu mereka sangat patuh pada managemen resiko yang telah disepakati. Semua berita selalu dikombinasikan dengan sinyal trading yang layak. Mereka tidak memaksakan diri atau memasang target untuk ‘harus masuk pasar’. Trader profesional tahu dengan pasti apa yang mereka inginkan dari pasar, dan hanya akan trading jika pasar telah memberinya peluang.

3. Trader profesional tidak terlalu bergantung pada indikator teknikal
Banyak trader forex yang sebenarnya menyadari bahwa dengan banyaknya indikator pada chart trading akan membuat bingung dan cenderung over analyzing. Menurut penuturan seorang trader profesional, pertama kali yang mereka lihat dalam chart trading adalah membaca pergerakan harga seperti apa adanya, dengan hanya menandai level-level support dan resistance. Kemampuan untuk membaca pergerakan harga secara ‘telanjang’ (naked price), tanpa indikator, adalah juga sebuah analisa teknikal. Tentu saja mereka tidak mengabaikan indikator teknikal sama sekali, tetapi mereka menggunakannya sesuai dengan kebutuhan dengan proporsional.

Biasanya indikator yang sering digunakan adalah moving average sebagai level support dinamis atau resistance dinamis. Mereka tidak terlalu bergantung pada indikator teknikal untuk mendapatkan ‘holy grail’ atau kombinasi beberapa indikator yang selalu digunakan dalam sistem tradingnya dan diharapkan selalu benar. Mereka tahu bahwa sebagian besar indikator teknikal terbentuk setelah terjadinya pergerakan harga (bersifat lagging). Holy grail mereka adalah pada risk/reward ratio.


Sumber : Nial Fuller - www.learntotradethemarket.com
BACA SELENGKAPNYA..... - Alasan Kenapa Trader Profesional Bisa Profit

Selasa, 12 Februari 2013

Lima Pertanyaan untuk Trader Ketika Terjadi DrawDown



Drawdown bukanlah statement tentang diri kita atau trading kita, drawdown hanyalah bagian dari permainan. Drawdown merupakan bagian dari usaha untuk mendapatkan keuntungan yang diharapkan.
Jika kita menginginkan target keuntungan 50% setahun, maka ada kesempatan kita akan mengalami drawdown 20% sebelum kita mencapainya. Jika kita menginginkan keuntungan tahunan 20% maka kita mungkin harus berurusan dengan 10% drowdown.

Drawdown tidak sepatutnya mengubah trading kita terhadap model expektasi positif. Kita harus tetap bertrading dan mendapatkan sisi lain drowdown untuk profitabilitas.
Konsistensi adalah kunci dalam dunia trading. Tetaplah percayaan diri, dan tetap bertrading.
  
Lima Pertanyaan diri, disaat trader mengalami drawdown …
1. Apakah Anda mengawasi terlalu banyak hal pada satu waktu? Trading saya yang terbaik adalah selalu dengan daftar pengawasan yang pendek,  semakin panjang watchlist saya – semakin buruk trading saya. Adalah lebih baik untuk menjadi ahli dalam beberapa trading pair, daripada menjadi amatir dalam banyak trading pair.

2. Apakahgayatrading anda melayang ?
Apakah Anda perlahan-lahan menjadi Day trader ketika Anda sebenarnya seorang swing trader?
Bertradinglah apa yang Anda bisa, jangan biarkan market mengubah Anda.

3. ApakahgayaAnda tidak bekerja? Seorang Trend Follower disaat range market tidak akan membuat uang hingga kemudian trend berlanjut.
Jangan mengubah metode Anda, Tunggu dan bersabar.

4. Adakah suara eksternal yang mempengaruhi trading Anda? Trading saya terbaik didasarkan pada price action. Mungkin sudah saatnya untuk mematikan Media CNBC atau media sosial selama jam trading. Hal ini tidak sulit bagi trader diskresioner yang akan dipengaruhi oleh chatter lain.
Kita harus bertrading sesuai trading plan kita sendiri.

5. Apakah Anda mengalami bias? Tidak ada yang lebih merusak profitabilitas trader selain daripada menjadi bias, dan tidak membiarkan price action bekerja.
Kita harus tetap terbuka terhadap apa pun yang terjadi pada time frame kita dan bertindak sesuai perubahannya. Dimana kita seharusnya selalu memiliki level harga (price) yang memicu tindakan (action), dan bukannya memiliki keyakinan apa yang kita pikir akan terjadi.
                                  

Sumber :  newtraderu.com

BACA SELENGKAPNYA..... - Lima Pertanyaan untuk Trader Ketika Terjadi DrawDown

Rabu, 23 Januari 2013

Apa itu Stop Loss dan Limit


Wajib_pasang_stop_lossArtikel singkat ini akan membantu Anda bagaimana menempatkan "pagar" dalam posisi Anda sehingga resiko yang mungkin terjadi dapat dibatasi sejauh kita mau. Begitu juga dengan profit yang diperoleh dapat kita batasi. Alasan mengapa kita membatasi profit disini adalah karena sifat dari mata uang itu sendiri yang sangat volatile/ berfluktuasi sehingga bisa saja posisi kita yang sekarang mengalami keuntungan berubah menjadi merugi karena nila tukar sudah bergerak berbalik arah dari yang kita inginkan.
Sekarang bayangkan apabila Anda seorang karyawan kantoran dan juga berinvestasi dalam forex trading. Katakanlah Anda bertrading pada malam hari dan di siang harinya Anda harus bekerja dan tidak dapat memantau posisi trading Anda. Bagaimana apabila ketika kita tidak sedang memantau posisi trading kita kemudian harga bergerak berlawanan dengan posisi kita bahkan bergerak berlawanan terlalu jauh. Bisa-bisa terjadi margin call (ditutupnya posisi dalam keadaan merugi karena kurangnya margin jaminan). Tentu saja hal ini sangat tidak kita inginkan.
Itulah sebabnya disediakan fasilitas "pagar" atau batas dalam platform forex trading manapun. Gunanya untuk mencegah keadaan yang tidak terprediksi mempengaruhi portfolio trading kita terlalu jauh. Kedua batas yang dimaksud diistilahkan dengan Stop Loss dan Limit.
Stop merupakan batas kerugian yang bersedia kita tanggung sedangkan Limit merupakan batas target keuntungan yang hendak kita ambil.
Misal Anda sudah membuka posisi Buy GBPUSD pada harga 1.6400.
Stop Loss ideal adalah 1.6350. (misal Anda hanya ingin menanggung kerugian 50 poin saja).
Take Profit ideal adalaj 1.6420 - 1.6450  (misal Anda hanya ingin mendapat keuntungan/profit 20 - 50 poin saja).
Contoh untuk Open Sell :
Sell USDJPY di 83.00
Contoh Stop Loss adalah di 83.50 & Take profit 82.50.
sumber : belajarforex.com
-------------
Wajib_pasang_stop_lossArtikel brief will help you how to put a "fence" in your position so that the risks to be limited as far as we want. So is the profit earned can we limit it. The reason why we limit the profit here is due to the nature of the currency itself very volatile / volatile so it could be the position we are now experiencing gains turned into losses due to exchange rate has moved indigo reversed from what we want.

Now imagine if you are an employee in an office and also invest in forex trading. Say you trade at night and during the day you have to work and can not monitor your trading position. What if when we're not watching our trading position then the price moves against our position even further in the opposite too. There could be a margin call (closing positions in a loss due to the lack of margin collateral). Of course this is not our desire.

That is why providing amenities "fence" or limit in any forex trading platform. Point to prevent unpredictable circumstances that affect our trading portfolio too far. The second boundary is termed a Stop Loss and Limit.

Stop is willing to limit the losses we endure while the limit is a target that we want to take advantage.
Suppose you are opening Buy GBPUSD at 1.6400.
Stop Loss ideal is 1.6350. (for example if you just want to lose 50 points only).
Adalaj ideal Take Profit 1.6420 - 1.6450 (ie you only want to benefit / profit 20-50 points only).
Example for Sell:
Sell ​​USDJPY at 83.00
An example is the Stop Loss and Take profit at 83.50 82.50.

source: belajarforex.com
BACA SELENGKAPNYA..... - Apa itu Stop Loss dan Limit

5 Hal yang membuat Trader Hancur total





 

Ada hal-hal yang kita lakukan sebagai trader yang menarik kembali perjalanan kita menuju sukses dan membuat kehilangan uang. Dan ada hal-hal lain yang trader lakukan untuk hanya menghancurkan diri mereka sendiri.

Banyak hal-hal berikut ini dilakukan setiap hari oleh 90% dari trader yang kehilangan uang di market secara konsisten. Jika kita ingin menjadi pemenang trading jangka panjang dalam pasar uang maka kita harus mengambil pelajaran secara mendalam dan mengatasi naluri alami dengan melakukan hal sebaliknya.

1. Seorang trader yang berharap harga kembali, Alih-alih memotong kerugian /cut loss, dia  malah menahannya untuk sehari hingga seminggu. Ini menghancurkan modal, mental trader dan menimbulkan rasa sakit emosional yang seharusnya tidak perlu.
Bahkan ,,, Loss pertama merupakan Loss yang terbaik.

2. Seorang trader yang bertrading dengan opini mereka memiliki tingkat keberhasilan yang lebih rendah daripada orang yang bertrading atas dasar price action.
Sebagian besar trader menghasilkan uang dengan mengikuti trend dan chart pattern,  bukannya berdasarkan opini mereka sendiri.

3. Seorang trader yang menempatkan diri pada posisi yang besar yang dia tahu tidak mampu menahan kerugiannya - biasanya menjadi salah satu peledak account mereka.
Seorang trader harus selalu memiliki stop loss dan selalu mengelola risiko terlepas dari keyakinan mereka terhadap posisi tersebut.

4. Seorang trader yang Percaya bahwa dia benar terhadap posisinya dan market yang salah adalah jalan menuju kehancuran.
Market selalu benar karena harga adalah realitas. Bagaimana kita tahu kapan kita salah? Kita  kehilangan uang itu adalah bukti yang cukup.

5. Seorang trader yang tanpa henti mencari prediksi bukannya belajar bagaimana bertrading dengan metode yang kuat sambil mengelola mental mereka sendiri dan menggunakan manajemen risiko dipastikan akan menuju kegagalan.


Sumber :  newtraderu.com
BACA SELENGKAPNYA..... - 5 Hal yang membuat Trader Hancur total

Selasa, 15 Januari 2013

Dalam Forex, musuh terbesar adalah diri anda !


Harus diakui memang meski tidak menggembirakan, bahwa sebagian besar yang mengunjungi Belajar Forex berharap mereka akan menemukan sebuah website yang berisi emas yang bertebaran dimana-mana dan mereka tinggal memungutinya satu per satu tanpa harus melakukan apa pun! Atau petunjuk GBP akan naik atau turun, saya harus Buy atau Sell GBP sekarang?
Well, begitu mereka tahu bahwa yang kami tawarkan adalah sebuah program edukasi, satu per satu mereka mundur dan mulai berkata: "Forex trading itu sulit dan seperti bermain judi!" Uh, bahkan banyak diantaranya tidak melakukan apa pun dan hanya melakukan satu-dua klik lalu menganggap forex adalah sulit bahkan seperti ajang perjudian.
Beberapa kasus lainnya adalah mereka yang datang dan mengharapkan mereka mendapatkan "formula emas" yang cukup dipelajari beberapa menit dan dapat membuat mereka menjadi jutawan dalam sekejap.
Sahabat, bertrading forex sekali lagi bukanlah sebuah "rich quick scheme". Anda tidak dapat membaca satu dua artikel atau membeli sebuah "rumus rahasia" seharga ratusan Dollar dan mengharapkan mendapatkan keuntungan sepanjang waktu dari rumus rahasia Anda. Kalau bisa begitu, semua orang pasti sudah bertrading forex dan melupakan pekerjaan mereka. Kenyataannya toh ada yang gagal dan ada yang berhasil. Pastilah ada perbedaan pemahaman antara yang berhasil dengan yang gagal.
Dari pada menyediakan "formula rahasia", Belajar Forex lebih tertarik untuk menjadikan Anda seorang trader profesional yang memiliki dedikasi sekaligus pemahaman menyeluruh mengenai forex. Hanya dengan itulah Anda bisa sukses dalam bertrading forex secara konsisten! Bukan dengan sebuah formula rahasia atau sebuah website ajaib. Harus diingat, untuk menjadi seorang investor forex yang sukses, Anda harus terlebih dahulu menginvestasikan waktu dan pikiran Anda sebelum uang Anda. Itu artinya ada jam-jam dimana Anda harus menghabiskan waktu membaca, mempelajari demo account, mencoba metode trading Anda, memahami bagaimana market bekerja, berkomunikasi dengan mereka yang telah lebih dulu mencoba real trading dan banyak kegiatan belajar lainnya.
Sayangnya itulah yang tidak diinginkan kebanyakan orang….
"Ada cara singkat untuk trading forex nggak pak?"
"Pak ajari saya untuk bisa menghasilkan duit di forex."
"Kalau main forex lewat Belajar Forex bisa untung nggak pak?"
"Sekarang harus Sell atau Buy GBP pak?
Bukannya pesimis, tetapi pertanyaan-pertanyaan di atas merupakan sebuah pertanda bahwa seseorang tidak memahami hukum menginvestasikan pikiran dan waktu sebelum menginvestasikan uang mereka.
Mari Saya ulangi lagi pernyataan Saya:

Investasikan waktu dan pikiran Anda
sebelum menginvestasikan uang Anda!
Itu sebabnya Belajar Forex lebih tertarik membantu Anda belajar dibandingkan menerima dana Anda serta mentradingkannya. Kami lebih tertarik memberikan alat pancing kepada Anda daripada ikan setiap hari. Sebuah alat pancing yang mengikuti standar internasional, terjamin keamanannnya dan tentu saja mampu memberikan ikan kepada Anda.
Tapi apakah seseorang yang memiliki pancing mampu menghasilkan ikan? Belum tentu. Dia harus belajar bagaimana caranya memancing untuk dapat menghasilkan ikan di lautan yang bernama market. Selain sebuah keahlian, alat pancing juga menentukan sukses tidaknya seorang pemancing.
Apabila laut adalah market, maka pengetahuan memancing Anda skill trading yang dimiliki. Ini meliputi money management, risk management, market analysis, dan platform knowledge. Sementara itu, merk alat pancing Anda adalah pialang tempat Anda bertrading.
Bagaimanapun market adalah tempat semua ikan berkumpul. Disana terdapat ikan-ikan raksasa yang apabila Anda mampu mendapatkannya bisa membuat Anda kenyang selama beberapa bulan bahkan tahunan. Tetapi semakin besar ikan, semakin sulit memperolehnya. Semakin kecil tentu semakin gampang. Memburu seekor ikan Marlin raksasa berukuran 4 Meter tentu lebih sulit dibanding hanya mengejar anak ikan kembung yang baru menetas. Anda berresiko kehilangan kapal Anda bahkan nyawa sekalipun apabila tidak memiliki kemampuan memadai menangkapnya. Tapi apakah bisa? Ya tentu bisa! Dengan berbekal pengetahuan yang memadai dan peralatan yang sesuai Anda mampu mendapatkan seekor ikan Marlin raksasa.
Itu sebabnya Anda memerlukan pengetahuan yang cukup untuk dapat "memancing" di market. Semua pelajaran mengenai legalitas forex, analisa teknikal, Non Farm Payrolls, trading time dan berbagai istilah aneh lainnya adalah bagian dari proses bagaimana caranya mendapatkan keuntungan dari market. Itu sebabnya ada ratusan artikel pada website ini. Berbahasa Indonesia, dan sebisa mungkin disediakan dengan penjelasan yang sederhana. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana caranya memancing yang benar.
Hal lainnya yang juga perlu Anda perhatikan adalah alat pancing yang Anda gunakan. Ini paralel dengan broker tempat Anda berinvestasi. Ada banyak alat pancing diluar sana yang ditawarkan lengkap dengan berbagai kelebihannya masing-masing (sayangnya tidak ada satupun penjual pancing yang memberitahu kelemahan pancing mereka). Tapi tidak semua pancing tepat digunakan. Beberapa pancing terlihat begitu mudah digunakan sekaligus menarik dilihat tetapi sesungguhnya berbahaya karena tidak memenuhi standar keamanan yang ditetapkan.
" Spread terkecil!"
"Modal awal cukup dengan $5!"
"Tanpa biaya overnight!"
"Proses pembukaan real account hanya perlu waktu 2 jam saja!"
Itu adalah beberapa iklan yang ditawarkan para penjual pancing alias broker-broker forex. Belajar Forex memahami hal ini dan mengenal betul seluk-beluk penjual pancing ini.
Ibarat sebuah merk pancing yang menerobos semua standard keamanan, seperti harganya murah sekali, hook umpan yang terlalu besar, pancing yang sangat ringan sekali (ringan karena bahannya rapuh), bisa langsung pakai (tidak perlu user manual).
Well, bagi seorang awam alat pancing ini terlihat sangat ideal sekali, mungkin ada yang bilang "Memang ini gunanya alat pancing mempermudah dan tidak perlu banyak aturan". Kelihatannya benar bagi seorang pemula tapi bagi yang tahu benar dunia pancing memancing hal-hal yang kelihatannya 'excellent' tersebut sebenarnya membahayakan keamanan diri sendiri.
Mari kita lihat dari sisi seorang pemancing profesional
1. Hook umpan yang terlalu besar : saat swing bisa sulit mengendalikan sehingga mengenai orang / diri sendiri. Ini bicara leverage yang terlalu tinggi yang acap kali diterapkan oleh beberapa broker kecil. Dengan leverage yang besar seorang trader cukup mengeluarkan margin yang kecil namun memiliki daya ungkit besar. Contohnya beberapa broker ada yang mengenakan margin per lot untuk GBPUSD hanya sebesar 50 Dollar saja namun dengan konsekuensi harga per pointnya menjadi 4 Dollar. Bandingkan dengan leverage standar yang membutuhkan 200 Dollar dan harga perpoint 1 Dollar. Dengan leverage yang terlalu besar maka membahayakan para pemula yang tidak mengerti sisi lain dari leverage. Akibatnya dapat diduga, margin loss dalam waktu singkat.

Sebenarnya apakah Regulator dapat membuat peraturan baru, seperti 1:1000, supaya margin kalau perlu hanya 0,1% atau $10? Boleh saja dan bisa saja jawabannya. Tapi kenapa tidak? Apa karena cuma tidak terpikir saja oleh para Ahli yang Berpengalaman (yang juga salah satu tujuannya adalah memberikan perlindungan bagi para investor). Sebenarnya semua rasio atau peraturan tentang leverage / margin ditetapkan untuk menjaga keseimbangan rasio antara resiko dan keuntungan. Percayalah setiap aturan itu ada gunanya, dan sembarangan mengubah suatu peraturan demi popularitas belum tentu baik.

2. Harga pancing sangat murah: Pertanyaannya kenapa murah? Well, beli barang murah sah-sah saja, tapi pastikan Anda memiliki alat pancing berkualitas bila ingin mendapatkan ikan yang terbaik. Bila diparalelkan ini sama seperti minimum pembukaan account yang sangat minim. Bahkan hanya perlu beberapa Dollar saja. Akibatnya? Tentu saja margin call. Coba baca artikel pada website ini yang berjudul “Memulai Lebih untuk Mendapatkan Lebih”
Tahukah Anda sebenarnya pada awalnya Forex Trading hanya boleh dimainkan oleh orang yang mengerti benar tentang resikonya dan mampu untuk menanggung resikonya (artinya cukup kaya untuk menanggung resiko jika mengalami kerugian). Maka salah satu penghalang (barrier) yang ditetapkan oleh para Regulator adalah Margin awal yang besar sehingga dengan sendirinya orang yang memiliki modal kecil dan tidak dapat menanggung resiko kerugian secara finansial akan dapat dicegah untuk masuk dalam Forex Trading.

Jadi, Anda bisa lihat hal-hal beresiko tinggi dalam pancing ini kadang disamarkan sedemikian rupa dengan tujuan anda menggunakan / membeli pancing ini tanpa tahu apa yang sebenarnya anda beli dengan murah sebenarnya beresiko tinggi. Bagaimanapun sebuah istilah di dunia dagang tetap berlaku 'Harga ngak bisa bohong', Kadang Something that is too good to be true, is not true at all.
3. Bisa langsung pakai (tidak perlu user manual) : walaupun fungsi pancing secara keseluruhan sama, tapi tiap pancing yang bagus biasanya memiliki keunikan atau fasilitas tersendiri yang perlu dijelaskan secara detail baik dari sisi benefitnya ataupun resikonya. Apakah Anda mau mengendarai sebuah pesawat tanpa adanya user manual atau waktu berlatih? Nah, apabila Anda tidak mengetahui penggunaan platform Anda, bisa-bisa pesawat Anda yang bernama portfolio investasi bisa jatuh dan hancur berkeping-keping. Mau mencoba? Hal ini juga seperti prosedur pembukaan account yang kadang terlihat rumit dan memiliki beberapa tahap, dimana Anda dipastikan mengetahui resiko dalam trading forex dan peraturan-peraturan yang berlaku di dalamnya (kadang dalam bentuk beberapa dokumen panjang lebar yang harus Anda tanda tangani).
Bagaimana pun bagi kami standar keamanan adalah yang terutama. Apakah Anda mau menginvestasikan uang Anda pada pialang forex dengan iming-iming spread yang sangat kecil tetapi kelak dikemudian hari ketika Anda menarik account Anda, uang tidak bisa keluar? Tentu tidak bukan? Trading saja sudah cukup menguras tenaga dan beresiko. Anda tidak perlu tambahan resiko dari pialang Anda bukan?
Belajar Forex menerima banyak sekali keluhan-keluhan dari pengunjungnya mengenai broker-broker nakal yang menolak untuk memproses penarikan dana mereka dengan berbagai alasan yang dibuat-buat. Seorang trader forex yang kami kenal dananya tertahan sebanyak $1800 pada sebuah broker forex terkenal karena dia mentradingkan dua account id pada komputer yang sama. Adakah alasan kuat mengapa bertrading dengan dua account id pada satu komputer tidak diperbolehkan? Rasanya terlalu dibuat-buat.
Nah, itu sebabnya Belajar Forex mereferensikan setiap mereka yang hendak bertrading forex ke pialang yang dikenal baik dan memiliki legalitas yang jelas. Dengan demikian kami memastikan bahwa Anda memancing dengan alat pancing yang memenuhi standar keamanan diri Anda sendiri.
Jangan mudah termakan promosi marketing yang seolah-olah sangat customer oriented. Sebelum kita berbicara trading regulation, bicarakan dahulu legalitas dan track record! Pelajari kasus-kasus yang dialami investor lain yang pernah bertrading disana. Lakukan due diligent test baru mulailah bicara trading regulation. Trading regulation bukanlah segala-galanya. Sekali lagi bertempur dengan Market itu menantang tapi menghadapi musuh dalam selimut adalah hal yang mengesalkan dan harus dieliminasi sedari awal.
Jadi ingat dua hal ini: Belajar Forex mengajarkan Anda cara bertrading yang baik dan menyediakan alat pancing terbaik bagi Anda.
Belajar Forex tidak mengajarkan sebuah rumus rahasia dengan pialang yang juga rahasia untuk membuat seolah-olah Anda diuntungkan. Kami tertarik untuk mengasah Anda, memberikan bekal untuk bertrading dan sarana berlatih serta membukakan kesempatan untuk berkembang lebih luas lagi sebagai seorang trader profesional. Namun diatas semuanya, Anda sendirilah yang menentukan sukses tidaknya Trading Anda.
Akhirnya, mari kita simpulkan diskusi kita:
1. Tidak ada jalan singkat untuk menjadi trader forex yang sukses. Sebelum Anda menginvestasikan uang Anda, investasikan terlebih dahulu waktu dan pikiran Anda. Belajarlah!
2. Pilihlah broker yang legal dan terjamin. Jangan termakan oleh mudahnya regulasi trading seperti spread yang sangat kecil atau modal minimal yang sangat kecil. Lakukan due diligence test untuk menentukan pialang yang Anda ikuti.
Lalu ambillah waktu Anda berhari-hari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan untuk tenggelam dalam forex trading. Bila waktunya tiba, Anda akan muncul sebagai seorang trader profesional yang sesungguhnya…

sumber : belajarforex.com

---------------------------------------

ENGLISH VERSION :



Though admittedly not encouraging, that most who visit Learn Forex wish they would find a website containing gold were scattered everywhere and they live memungutinya one by one without having to do anything! Or user GBP will go up or down, I have to Buy or Sell GBP now?Well, once they know that we are offering is an educational program, one by one, they step back and started saying: "Forex trading is difficult and such a gamble!" Uh, in fact many of them do not do anything and just do one or two clicks and then consider forex is difficult even as gambling arena.Several other cases are those who come in and expect them to get the "golden formula" learned quite a few minutes and can make them a millionaire in an instant.Friends, once again forex trading is not a "rich quick scheme". You can not read one or two articles or buy a "secret formula" for hundreds of dollars and expect to benefit over time from your secret formula. If it be so, everyone would have been trading forex and forget about their work. In fact there is a fail anyway and nothing works. Surely there is a difference of understanding between a successful and an unsuccessful.Rather than providing a "secret formula", more interested in Forex Learn to make you a professional trader who has the dedication as well as a thorough understanding of forex. Only then you can be successful in forex trading consistently! Not with a secret formula or a magic website. It must be remembered, to be a successful forex investor, you must first invest your time and your mind before your money. That means there are hours when you have to spend time reading, studying the demo account, try your trading method, to understand how the market works, to communicate with those who have first tried real trading and many other learning activities.Unfortunately that's what most people do not want ....

    
"There's a short way to forex trading do not, sir?"

    
"Sir taught me to be able to make money in forex."

    
"If you play through the Learning forex profit Forex can not, sir?"

    
"Now we have to Sell or Buy GBP pack?Instead pessimistic, but the questions above is a sign that the person does not understand the law of thought and time invested before investing their money.Let me repeat again the statement I:
Invest your time and your mindbefore investing your money!That's why Forex Learn more interested in helping you learn over your funds and receive mentradingkannya. We are more interested in giving you a fishing pole than a fish every day. A fishing tool that follows international standards, guaranteed keamanannnya and certainly capable of giving the fish to you.But if someone who has a rod capable of producing fish? Not necessarily. He had to learn how to fish for fish in the ocean can produce named market. In addition to a skill, fishing equipment also determines the success or failure of an angler.If the sea is a market, then the knowledge of your fishing skill owned trading. These include money management, risk management, market analysis, and knowledge platforms. Meanwhile, brand your fishing gear is where you trade broker.However the market is where all the fish congregate. There are giant fish if you can get it can make you full for several months or even years. But the bigger the fish, the more difficult to obtain. The smaller of course more easily. Marlin hunt giant fish measuring 4 meters is certainly more difficult than just chasing children newly hatched mackerel. At risk to lose your life even though your ship if it does not have sufficient capacity to catch it. But could it? Yes it can! Armed with adequate knowledge and the proper equipment you can get a giant Marlin fish.That's why you need enough knowledge to be able to "fish" in the market. All the lessons on the legality of forex, technical analysis, Non Farm Payrolls, trading time and various other odd terms are part of the process of how to benefit from the market. That's why there are hundreds of articles on this website. Indonesian language, and as much as possible are provided with a simple explanation. The goal is to understand how the fishing is right.Other things that also need to consider is that you use a fishing pole. This is parallel with the broker where you invest. There are many tools out there that offer fishing rod complete with a variety of advantages of each (unfortunately none sellers weakness fishing rod that tells them). But not all fishing proper use. Some rods look so easy to use and appealing views but actually dangerous because it does not meet safety standards set.

    
"Spread the smallest!"

    
"The initial capital simply by $ 5!"

    
"No charge overnight!"

    
"The process of opening a real account only takes two hours!"It was some of the sellers advertisements offered fishing aka forex brokers. Learn Forex understand this and know very well the ins and outs of fishing these sellers.Like a brand of fishing line through all the safety standards, such as the price is cheap, hook bait that is too large, a very light rod once (lighter because the material is brittle), you can immediately use (do not need user manual).Well, for a layman fishing equipment looks very ideal at all, maybe someone said "It's easy to use a fishing pole and do not need a lot of rules." It seems right for a beginner but for those who know the true world fishing rod things that seem to 'excellent' is actually jeopardize the security of yourself.Let's look from the side of a professional angler

    
1. Hook the bait is too big: when swing can be difficult to control so that the person / self. This talk is too high leverage that are often applied by a few small brokers. With huge leverage a trader simply pull a small margin but has great leverage. For example, there are some brokers who wore GBPUSD margin per lot for only $ 50 Dollars only, but the consequences of price per pointnya to 4 dollars. Compare to leverage standards require 200 dollars and the price perpoint 1 Dollar. With the leverage that is too large then endanger the newbies who do not understand the other side of the leverage. The result can be expected, the margin loss in a short time.

    
Actually, if the regulator can create new rules, such as 1:1000, so that if necessary margin of just 0.1%, or $ 10? It is fine and could be the answer. But why not? Is it because it just did not occur by an Experienced Expert (who is also one of its goals is to provide protection for investors). Virtually all regulations on leverage ratios or / margin ratio is set to maintain a balance between risks and benefits. Believe any rules of any use, and indiscriminate change a rule for popularity is not necessarily good.

    
2. Prices are very cheap fishing rod: The question is why cheap? Well, buy the cheap stuff is fine, but make sure you have a quality fishing equipment if you want to get the best fish. When parallelized is the same as the minimum account opening is very minimal. Even just need a few dollar only. The result? Of course, margin call. Try reading the article on this website entitled "Getting Started More for More"

    
Did you actually initially Forex Trading should only be played by people who truly understand about the risks and be able to bear the risk (that is rich enough to bear the risk if a loss). Then one barrier (barrier) is determined by the initial margin Regulator is great that the people themselves who have little capital and can not bear the risk of financial losses will be prevented to enter in Forex Trading.

    
So, you can see these things in high-risk fishing is sometimes disguised in such a way in order that you use / buy this rod without knowing what exactly you actually buy the cheap high risk. However a term in world trade remains in force 'for ngak be lyin', Sometimes Something that is too good to be true, is not true at all.

    
3. Can immediately use (no need user manual): although the overall rod function the same, but every good fishing usually has its own uniqueness or facilities that need to be explained in detail in terms of its benefits or risks. Are you willing to drive a plane without a user manual or time to practice? Well, if you did not know use your platform, you might planes called portfolio investment could fall and shatter. Want to try? It is also like the account opening procedure sometimes seem complicated and has several stages, which you certainly know the risks in forex trading and regulations that apply in it (sometimes in the form of several lengthy documents you have signed).How else to our safety standards are the primary. Do you want to invest your money on forex brokers with the lure of a very small spread but someday in the future when you pull up your account, the money can not get out? Of course not it? Trading is enough exhausting and risky. You do not need the additional risk of your broker is not it?Learn Forex received numerous complaints from patrons about rogue brokers who refuse to process their withdrawal with a made-up reasons. A forex trader, which we know as much as $ 1800 funds held in a forex broker best known for her id mentradingkan two accounts on the same computer. Is there any reason why the trading with two accounts on one computer id is not allowed? It was too far-fetched.Well, that's why Learn Forex referencing all those who want to trade forex broker who is well known and has a clear legality. Thus we ensure that you are fishing with a fishing pole that meet safety standards yourself.Do not be easily ingested marketing campaign that seems very customer oriented. Before we talk trade regulation, discussed previously legality and track record! Learn the cases he had ever experienced investors trade there. Perform due diligent test new start talking trading regulation. Trading regulation is not everything. Market once again battled it challenging but faced internal enemy is ticks and should be eliminated from the outset.So remember two things: teach you how to learn Forex trading is good and provides fishing equipment is best for you.Learning Forex does not teach a secret formula with a broker who is also the secret to make it look like you benefited. We are keen to hone your, provide supplies for trade and a means of practice and open the opportunity to develop more broadly as a professional trader. But above all, you alone determine the success or failure of your Trading.Finally, let us summarize our discussion:1. There is no short way to become a successful forex trader. Before you invest your money, invest it first time and your mind. Learn!2. Choose a broker that legal and secure. Do not be easily influenced by regulations such as spread betting are very small or very small minimal capital. Perform due diligence test to determine the broker you are taking.Then take your time in days, weeks or even months to sink in forex trading. When the time comes, you will emerge as a true professional trader ...


Source : belajarforex.com


BACA SELENGKAPNYA..... - Dalam Forex, musuh terbesar adalah diri anda !

Sabtu, 12 Januari 2013

Resiko Trading Forex dan managementnya


Dalam dunia investasi pasti tidak dapat lepas dari resiko. Hukum yang berlaku adalah semakin besar potensi keuntungan, maka semakin besar pula potensi resiko. Ya 'risk and reward' berbanding lurus.
Atau mungkin kalimat yang sering kita dengar adalah 'High Risk High Gain' dan kebalikannya 'No Risk No Gain'.

Bagaimana dengan forex? Forex tergolong dalam jenis investasi dengan resiko yang paling tinggi. Hal ini sudah pasti, dan bila Anda cari di artikel manapun pasti mengutarakan hal ini.

Statistik berbicara bahwa, 90% trader akan berakhir dengan kekalahan. Wih, ngeri bukan... Ya ini adalah faktanya, mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita, Anda, harus memahami dan memaknai secara benar informasi statistik diatas. Atau bisa pula diumpamakan hanya 1 orang yang berhasil, dari 10 orang yg terjun ke dalam trading forex.
Jadi bisa disimpulkan bahwa trading forex itu dari probabilitasnya untuk menang rendah, dan juga point kedua, trading forex itu tidak mudah.

Yang mungkin terasa menggelikan adalah: Justru dengan adanya fasilitas-fasilitas dalam trading forex, malah membuat trading forex itu sendiri menjadi sangat beresiko. Apa itu? salah satunya adalah apa yang di sebut margin

Margin trading adalah sistem dimana memungkinkan trading dilakukan hanya dengan menggunakan jaminan saja(margin=jaminan). Dengan menggunakan sistem ini trader memiliki potensi untuk mendapatkan keuntungan besar walau hanya dengan modal kecil. Kok bisa? mari kita lihat contoh berikut ini. Semisal harga pair GBP/USD : 1.6000, modal 10.000 pound, dengan pergerakan perhari 100-200 pips. Maka contoh perhitungan keuntungan ketika profit adalah (1.6200-1.6000) X 10.000 pound = 200 pound.

Bagaimana kalau dengan menggunakan sistem margin?
Dengan sistem margin, Anda bisa melakukan trading hanya dengan seperbagian dari modal yang seharusnya. Misal broker menerima margin 1% maka pada contoh diatas Anda jadi bisa melakukan trade diatas hanya dengan modal 1% x 10.000 pound = 100 pound saja, dan dengan potensi keuntungan tetap sama yaitu sd 200 pound.
note: dalam forex 1%(1:100) ini juga biasa disebut leverage. Pada broker-broker tertentu ada yang memfasilitasi leverage hingga(1:500)

Nah dari fenomena margin tersebut, apa yang bisa kita maknai: sederhana saja, dengan modal 100 pound potensi + atau - adalah 200 pound per hari, jadi modal anda bisa lenyap hanya dalam hitungan hari, bahkan jam, atau menit. Jadi sebaiknya Anda benar-benar memperhatikan hal ini.
Masih ada hubungannya dengan sistem margin trading ini. Dengan sistem margin, maka kita dapat melakukan trading hanya dengan modal yang kecil. Dalam prakteknya modal kecil justru dalam banyak kasus mengakibatkan trader-trader menderita kekalahan. Hal ini bisa dibaca pada artikel selanjutnya di seputarforex.

Hal lain yang memperbesar resiko adalah: kemudahan-kemudahan seorang trader untuk bisa memulai melakukan trading forex dengan cepat dan sangat mudah. Ya, saat ini broker-broker sangat memanjakan trader baru(akan mulai) dengan kemudahan bahkan dengan plus bonus dsb. Seorang trader bisa memulai trading hanya dalam hitungan hari bahkan jam kalau mau. Dunia forex adalah dunia dimana trader harus benar-benar mengerti dan memerlukan pembelajaran. Terlalu cepat masuk sama saja dengan bunuh diri, bisa dipastikan dana/modal akan bablas. Dalam kondisi dimana kita hanya memasukkan sedikit dana justru bisa menjadi bahan pembelajaran yang sangat efektif. Tetapi gimana kalau ternyata dana yang dimasukkan dalam jumlah yg sangat besar. Tentu sangat menyakitkan sekali, apalagi jika itu terjadi dalam waktu yang singkat.


Forex adalah model investasi/trading high risk. Ketidaktahuan akan membuat faktor resiko membesar, sebaliknya semakin dalam pengetahuan, akan membuat keuntungan yang lebih menjanjikan.

Oleh karenanya sabar dan jangan terburu-buru untuk menerjuni dunia trading forex. Jangan tergiur oleh janji-janji profit dan incomen financial yang spektakuler. Memang hal ini akan menjadi pemicu atau daya penggerak yang kuat, namun tanpa diimbangi oleh informasi yang benar, hal ini seperti dengan 'orang buta yg semangat berlari menuju jurang'.

Sumber web : seputarforex.com
BACA SELENGKAPNYA..... - Resiko Trading Forex dan managementnya

Berapa Investasi Ideal, dengan parameter hasil dan keamanan dana



Asumsi Project Plan Trading Forex
Investasi Ideal10,000USD
Dengan alasan management risk history 21thn terakhir maksimal pips/point yg terjadi :
Pair21thDailyAsumsiProfit1 Lot5 Lot10 Lot
EURUSD7,811pips136pips0.113.613.668136
GBPUSD7,653pips145pips0.114.514.572.5145
USDJPY8,414pips42pips0.14.24.22142
USDCHF10,007pips77pips0.17.77.738.577
Total USD/hari4040200400
Perbulan (22,8,4)88016001600
Asumsi Total Profit Sebulan4,080USD
*Moment tertentu bs gunakan lot yg lbh besar asumsi 5lot(8kali moment/bln),10lot(4kali moment/bln)
*Asumsi profit 0.1 dari rata-rata harian sudah termasuk Resiko Loss perhari dan terkena spread
*Total profit tersebut belum termasuk fasilitas rabate
*Untuk keamanan dana saat trading harian, dianjurkan minimum equity harus tahan 1000pips
*Asumsi terburuk jika kita trading 1lot, dana tsb bisa bertahan minus sampai 10000pips atau 20tahun
Pengertian Lot / Size :
*1lot = 10.000usd mini account, 1 Lot Standart = 10 Lot Mini Account
*Leverage 1 : 500 Artinya 10.000 dibagi 500=20 sehingga 1lot = 20usd margin
*Dengan definisi diatas maka 10.000usd sebenarnya bisa menggunakan 500lot sekaligus
*Dengan demikian jika kita hanya menggunakan 1 s/d 10lot saja maka relatif sangat aman
Beberapa Hal yang mengakibatkan Margin Call (Dana Habis/loss total) :
1. Tidak mengetahui analisa teknikal danfundamental
2. Kurang memperhatikan MR/management risk, antara lain :
a. Menggunakan lot terlalu besar tidak memperhatikan equity/margin
b. Tidak tahu perencanaan target profit dan stop loss
3. Terlalu ambisius tidak mau loss dan ingin selalu profit (psikologi)
4. Kurang sabar menunggu momentum dan pullback serta saat entry (psikologi)
5. Memaksakan diri entry pada saat market kurang jelas (psikologi)
6. Tidak disiplin saat entry, utk setting S/L atau T/P (psikologi)
7. Tdk disiplin dlm penerapan teknikal dan menganalisa fundamental(news&calender)
8. Memilih broker yang mempunyai reputasi kurang baik dengan platform&server buruk
BACA SELENGKAPNYA..... - Berapa Investasi Ideal, dengan parameter hasil dan keamanan dana
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...