Sabtu, 23 Februari 2013

Pertahankan UangMu sebelum Market MencurangiMu

Uang itu kan ibarat sebagai nyawa. Bisa makan, minum, ataupun melakukan aktifitas apapun akan membutuhkan yang namanya uang. Sampai buang hajad ke toilet umum pun harus bayar. Jadi penggambarannya uang sudah dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika uang memang sebuah nilai paling berharga, apakah Anda rela uang yang sudah disimpan tiba-tiba hilang begitu saja? Terjambret atau dicuri misalnya, tentu saja Anda tak akan rela.



Orang melakukan pembunuhan biasanya karena ekonomi, uang juga kan. Orang melakukan tipu menipu juga ujung-ujungnya karena uang. Dan orang sampai melakukan bunuh diri pun karena terbelit hutang tak bisa bayar, itu juga karena uang. Jadi sekali lagi, apakah Anda rela uang yang sudah disimpan, dikumpulkan, akhirnya lenyap begitu saja?

DicuriKita akan mencoba sekuat tenaga menemukan pencuri ayam di kampung. Kalau sudah ketemu beramai-ramai dibantai dan dihajar masa. Kita juga tak segan-segan berantem karena uang satu-satunya dirampas perampok dijalanan sampai terkadang kena tusuk akibat mempertahankan uang tersebut.

Jika tidak mampu baru deh “tolong... tolong.. jambreet” he he... biasalah ibu-ibu muda di deket mall selalu berteriak kalau kena jambret. Ya mungkin mereka lagi butuh duit untuk belanja keperluan keluarga. Kalau uangnya dirampas pasti nyesel kan. Akhirnya lapor polisi, pokoknya uang yang dirampas itu harus kembali. Begitulah kira-kira gambaran bagi orang yang merasa tercuri.

Diambil MarketNamun anehnya, kita trading terkadang tidak memperdulikan seberapa banyak uang yang telah lenyap diforex. Percaya atau tidak banyak trader akan melakukan deposit kembali karena ingin mendapatkan manisnya widrawal. Sayangnya mereka tidak menyesal seperti saat kejambret didunia nyata.

Kalau mau lapor, ya lapor kepada siapa.. Lha wong kita juga tahu hilangnya uang karena market “sedang turun tajam”.  Alasan tersebut sebetulnya tidak masuk akal, karena turun tajam uang kita melayang...he he... seharusnya entah turun tajam, atau naik tinggi sekali pun tidak masalah, dan uang kita tetep utuh.. he he... karena belum open posisi kali yah...

Begini deh menguasai trading itu identik dengan mampu memakai analisis. Setuju ya? Tetapi menguasai analisis saja tidak cukup. Kita harus mampu mempertahankan uang kita yang sudah didapatkan dari market, dan tugas kita hanya melindunginya supaya tidak dicuri market lagi.

Biasanya kita itu getol sekali mempelajari analisa teknik ataupun analisa fundamental. Benar kan.. semua forum bahas itu semua dan paling ramai dibicarakan adalah strateginya. Tapi.... kalau tidak bisa mengamankan uang yang sudah didapatkan, tetep saja jadi rugi lagi.

Coba deh cari orang yang pinter trading, mereka akan tepat open posisi, jago pokoknya dalam analisa. Bisa open langsung profit dan tanpa floating-floatingan. Tapi tiba-tiba market datang dalam satu waktu, wusss.... open posisinya ilang semua dan akun jadi 0.08 sen... ha ha.. itu bukti bahwa mereka belum bisa mengamankan modal.

Namun berbeda jika kita trading biasa, ndak perlu lah jadi jago-jagoan, atau saat open selalu tepat jitu. Kita trading biasa namun terpenting adalah apapun yang sudah didapat mampu melindunginya. Walaupun profit kecil misalnya tidak masalah, secara kontekstual kita sudah terhindar dari pencopetan market. Itulah yang disebut money management.

sumber : seputarforex.com

2 komentar:

  1. memang benar gan, market jangan dijadikan alasan oleh kita sebagai penyebab kerugian trading yang kita alami. saya juga pernah mengalami hal ini dalam akun trading saya di octafx namun hal in saya jadikan cambuk sebagai cara terbaik untuk bisa melakukan trading dengan lebih baik lagi dengan melakukan evaluasi terhadap cara yang salah yang saya lakukan sebelumnya

    BalasHapus
  2. I advise that you go with the highest ranking Forex broker - AvaTrade.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...