Selasa, 19 Februari 2013

Menggunakan Fibonacci Retracement Untuk Memprediksi Batas Harga


Yuk mari kita bermain-main dengan Fibonacci Retracement  Indikator yang satu ini adalah indikator favorit saya   Dasar fibonacci sendiri menurut saya sangat menarik. Deret Fibonacci adalah deret yang sangat cantik. Semakin kita utak-utik, semakin banyak keunikan yang ditemukan dari deret yang kelihatannya sederhana ini. Boleh dibilang, Fibonacci Retracement adalah cinta pertama saya dari semua indikator yang saya kenal… hehehe… kok jadi lebay gini yach?

Ok, deh… mari kita lihat aja bagaimana menggunakan Fibonacci Retracement untuk menganalisis pergerakan harga  Sesuai dengan filosofi dasar dari Fibonacci itu sendiri, kita mencoba mengamati pola dari sesuatu yang terlihat acak, dalam hal ini pergerakan harga sebuah pair. Dalam sesuatu yang terlihat acak, ternyata kita bisa menemukan pola-pola tertentu yang ternyata “dipatuhi” secara alamiah oleh segala sesuatu di alam ini. Hmm… klo  kita bahas tentang bagaimana amazing-nya deret Fibonacci, mungkin bisa satu buku atau satu film sendiri deh… hehehe… Iya sudahlah… saya tidak akan membahas secara detil tentang deret Fibonaccidan segala misteri yang ada di dalamnya Kalau anda tertarik mengenal deret ini, silahkan search aja di mesin pencari…

Kita langsung bahas bagaimana penggunaan deret ini di chart ajah… ok? Langkah pertama untuk menggunakan Fibonacci Retracementadalah, kita harus mengindenfifikasi swing atau wave yang terjadi. Itulah mengapa, Fibonacci sering dikaitkan dengan teori-teori wave lainnya seperti Elliot Wave. Sementara kita tunda dulu bahasan tentang Elliot Wave. Kita Fokus dulu pada bagaimana menarik Fibonacci Retracemet di chart kita Ok kita lanjut… Setelah kita tahu Swing High-Low, kita tarik Fibonacci Retracement. Sesuaikanlevel 0 dan 100 pada Fibonacci dengan high-low yang sudah teridentifikasi.
Untuk lebih jelasnya, mari kita amati chart berikut:  
Pada chart di atas, saya memasang indikatir Parabolic SAR, ADX dan MACD serta menarik Fibonacci Retracement di swing yang teridentifikasi.  High di 1.5476 dan Low di 1.5126. Fibonacci Retracement saya tarik dengan 0 di lowdan 100 di high. Nah, sekarang mari kita perhatikan bagaimana pergerakan harga mematuhi pola yang dibentuk oleh leve-level Fibonacci Retracementtersebut. Lihatlah bagaimana harga mencoba menembus masing-masing leveltersebut. Perhatikan bagaimana usaha harga menembus level harga 1.5208 dan 1.5260 dan 1.5343. Harga berkali-kali menyentus batas-batas tersebut dalam rangka mencoba menembusnya. Setelah tertembus, harga akan melaju ke levelberikutnya.

Dengan memahami perilaku tersebut, kita bisa menggunakan harga di level-level Fibonacci ini sebagai target profit kita, seperti contoh posisi yang saya ambil dimana saya menggunakan patokan level fibo 61.8 di harga 1.5343 sebagai target profit  Posisi yang saya ambil itu hanya sebagai contoh Kebetulan TP yang saya ambil cuma sekitar 20 pips sih.. hehehe… Pada dasarnya, kita bisa menggunakan Fibonacci Retracement di semua time frame. Tapi, disarankan digunakan untuk time frame hourly ke atas. Bukan apa-apa sih… lah, klo kita pake time frame 5 menit dan setiap kali wave terbentuk trus kita narik fibo lagi, trus kapan tradingnya doong…. Hehehe…

Oya, kita juga bisa menggunakan Fibonacci Retracement sebagai patokan menentukan support dan resistant pengganti pivot point. Nanti deh… kita akan bahas bagaimana menggunakan Fibonacci Retracement sebagai pivot di artikel yang akan datang…

sumber : seputarforex.com

1 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...